Destinasi Wisata
Rayakan Keberagaman di Pekan Budaya Tionghoa Jogja
August 20, 2019
2
, , , ,

Sebagai pusat budaya, Jogja memang tempat yang tepat untuk mengikuti festival tahunan. Kalau kamu berencana berburu hotel di Jogja menjelang Februari, jangan lupa memasukkan Pekan Budaya Tionghoa ke jadwal jalan-jalanmu. Acara tahunan yang telah berlangsung selama 13 tahun ini menunjukkan akulturasi budaya antara penduduk Tionghoa dengan masyarakat lokal Jogja.

Seperti apa keseruan festival budaya tahunan ini?

Asal-usul Pekan Budaya Tionghoa

Ide Pekan Budaya Tionghoa muncul dari niat Prof. Dr. Murdijati Gardjito untuk membuat buku resep masakan buatan masyarakat Tionghoa di Jogja. Ketika menemui sultan Jogja pada tahun 2005, sang sultan memberi ide untuk melaksanakan festival budaya. Tujuannya adalah menonjolkan kekayaan budaya Jogja yang semakin diramaikan oleh para pendatang, termasuk masyarakat keturunan Tionghoa.

Pekan Budaya Tionghoa Jogja

Pekan Budaya Tionghoa Jogja (sumber : visitingjogja.com)

Masyarakat keturunan Tionghoa ternyata sudah menetap di Jogja sejak lebih dari 250 tahun lalu. Mereka membentuk komunitas yang menetap di area Kampung Ketandan. Area ini sekarang merupakan pecinan yang berlokasi di dekat Jalan Malioboro. Kamu bisa menemukannya di perempatan yang mempertemukan Jalan Malioboro, Pajeksan, Margo Mulyo, dan Suryatmajan.
Setelah ide festival budaya disetujui, area Kampung Ketandan menjadi lokasi pelaksanaan Pekan Budaya Tionghoa. Festival ini menjadi sarana untuk mengakrabkan masyarakat serta pelancong dengan kekayaan budaya Tionghoa di Jogja.

Atraksi dan Kegiatan di Pekan Budaya Tionghoa

Kamu bisa melihat banyak hal menarik di Pekan Budaya Tionghoa. Begitu memasuki Kampung Ketandan, kamu akan melihat dekorasi meriah berlatar belakang bangunan-bangunan ala Tionghoa. Lentera merah, ornamen naga serta hewan-hewan yang melambangkan shio, aksara Mandarin, serta tenda-tenda membuat area festival semakin meriah.

Beberapa keseruan yang bisa kamu nikmati antara lain:

  • Pertunjukan Barongsai dan Liong

Acara terkait kebudayaan Tionghoa tidak lengkap tanpa pertunjukan barongsai dan tari naga (liong). Kamu bisa melihat atraksi ini di panggung khusus, tetapi mereka biasanya juga turun ke jalan. Kamu bisa menyiapkan uang saweran untuk diselipkan lewat mulut singa barongsai ketika mereka mendekat.

  • Wisata Kuliner

Festival budaya tidak lengkap tanpa wisata kuliner. Kamu akan menemukan deretan makanan enak seperti dim sum, mi, kue-kue khas Imlek, hingga kue-kue tradisional Jogja, makanan khas daerah atau negara lain, dan bahkan jajanan masa kecil. Makanan serba babi biasanya juga ada. Akan tetapi, kios makanan ini diberi tanda besar-besar, sehingga kamu tidak perlu khawatir keliru jika tidak makan babi.

  • Pameran Wayang Potehi

Wayang Potehi adalah seni wayang asal Hokkien yang dimainkan dengan boneka-boneka kain. Kepala wayang Potehi terbuat dari kayu bundar yang diukir. Selain belajar tentang wayang Potehi, kamu juga bisa belajar mewarnai kepala wayang dengan cat.

  • Karnaval Imlek

Karnaval Imlek merupakan puncak acara Pekan Budaya Tionghoa. Karnaval ini bertempat di Jalan Malioboro. Acara ini biasanya mulai berlangsung pada sore hari. Kemeriahannya menjadi objek foto menarik, terutama bagi kamu yang gemar melihat budaya setempat ketika melancong.

Jika kamu ingin melihat Pekan Budaya Tionghoa, pastikan mengatur jadwal pesan tiket dan booking hotel. Karena berlangsung selama minggu Imlek, banyak orang berdatangan dari luar daerah untuk menonton acara ini.

Ingin menonton Pekan Budaya Tionghoa sambil menghemat? Pesan hotel Anda lewat Airy Rooms. Dapatkan kamar nyaman dengan fasilitas seperti pancuran air panas, AC, TV, Wi-Fi, dan air mineral. Unduh aplikasinya lewat Google Play Store atau Apple Store, dan selesaikan transaksi dengan mudah menggunakan kartu kredit atau transfer bank. Airy menghadirkan jaringan akomodasi murah dan nyaman di seluruh Indonesia, termasuk di Jogja.

Pesan di Airy memang harga yang paling pas di kantong apalagi untuk aku dan suami yang suka backpacker-an. Tinggal klik klik klik bayar dan brangkat.

Sumber image cover : ig @pekanbudayationghoayogyakarta


About author

borukaro

Anak Pulau Samosir yang terdampar di Ibukota Negara. NM dari DEL. Anggap saja anak IT abal-abal yang suka nulis. Paling suka jalan dan makan, nonton, tidur dan koleksi film

Pulau Kelapa Lampung

Explore Pulau Kelapa Lampung dan Muncak Teropong Laut

Day 4 Hari ke empat aka...

Read more
Teluk Kiluan

Explore Laguna Gayau Teluk Kiluan

Day 3 Ini cerita perjal...

Read more
Tanjung Putus

Explore Pahawang dan Tanjung Putus

Day 2 Setelah menulis...

Read more

There are 2 comments

  • Liana says:

    kak en, seruuuu banget!
    setelah sekian kali ke Jogja, baru bener-bener engeh sama acara pekan budaya Tionghoa Jogja ini. semoga nanti bisa berkunjung ke sana tahun depan.

    makasi udah sharing, bu πŸ™‚

  • Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.