Kuliner
Makan Soto Pakai Nasi
December 2, 2016
2
, , ,

Namanya jalan-jalan ngga akan sah kalau tidak mencicipi makanan khas di daerah yang dituju. Ini cerita serba-serbi yang aku tulis mengenai soto yang aku makan saat di Semarang dan Jogja. Soto pakai nasi. Bentuk dan rasa yang sedikit berbeda dari soto yang biasa aku makan, anggap saja soto medan walau sebenarnya bukan hanya di medan adanya.

Soto Medan Sumber : klikhotel[dot]com

Soto Medan
Sumber : klikhotel[dot]com

Kalau ingat-ingat tentang soto, ini makanan yang paling banyak aku makan saat  di kampus dulu. Ada nantulang warung makanan yang terkadang menyediakan soto, tepat di depan kampus. Biasanya ramai saat sabtu minggu karena hari dimana mahasiswa makan di luar asrama.

Soto Medan memang terkenal dengan soto yang sedikit lebih kental karena kuahnya dicampur dengan santan. Warna kuah soto pun seperti bumbu kuning karena memang lebih berwarna. Biasa disajikan dengan perkedel kentang. Ada soto daging dan ada juga soto ayam. Dan soto tidak langsung dicampur dengan nasi

Karena kebiasaan inilah, aku menjadi tertarik ingin menuliskan mengenai soto pakai nasi yang pertama kali aku makan. Walau bervariasi namanya tetap soto, Indonesia memang kaya sama kulinernya. Next time harus bahas variasi soto di Indo sepertinya. 🙂

Soto Ayam Pak Parto Semarang

Hari pertama sampai si Semarang beberes sebentar ke rumah dinas kantor dan langsung mencari sarapan. Iyalah karna kereta sampai subuh di Semarang. Jadilah kami mencari sarapan terdekat yaitu Soto Ayam Pak Parto. Menurut Tunjung lokasi ini selalu ramai apalagi pagi hari untuk sarapan. Lokasinya berada di Jl. Wonodri Sendang Raya Semarang Tengah dan berada di pinggir jalan.

Bentuk warung Soto Pak Parto ini seperti warung biasa tetapi menyajikan soto yang enak dengan rasa yang tidak terlalu asin dan kuah yang agak bening. Rasa soto ini akan semakin nikmat jika dicampur dengan jeruk nipis menambah rasa segar pada soto. Warung buka setiap hari dari pukul 07.00-17.00. Namun terkadang  warung dengan kursi dan meja panjang ini siang juga sudah habis.

Makan disini cukup terjangkau. Harga 1 porsi sekitar RP.6000 dan sate telur, kerang dan ceker ini misalnya seharga Rp.2000 dan ada juga gorengan. Kuah soto dengan sedikit tauge, irisan daging ayam ditambah dengan taburan bawang goreng dan seledri semakin menambah aroma wangi.

Soto Semarang

Soto Semarang

Ceker Ayam

Ceker Ayam

Soto Dekat Indomaret Janti Jogja

Di Jogja, pertama kali aku makan soto pakai nasi. Lokasi tempat makan ini juga seperti warung biasa yang tepat berada di pinggir jalan dan dibawah jembatan layang setelah indomaret janti. Kami singgah disana untuk sarapan.

Dinginnya udara pagi membuat kami memesan yang hangat-hangat. Soto yang aku pesan adalah soto daging. Warna soto sedikit bening dan dicampur dengan sayur kol, sedikit bihun, tauge dan seledri. Aku campur dengan asam yang sudah disediakan untuk menambah rasa segar pada kuahnya.

Soto Jogja

Soto Jogja – makan soto pakai nasi

Semakin nikmat saat aku makan kepala ayam ini yang dimasak dengan bumbu kecap kemudian digoreng. Ditambah dengan jeruk panas yang gulanya menggunakan gula batu. Dan rasanya manis yang ditimbulkan lebih enak dibanding gula biasa karena tidak terlalu manis di lidah.

Sate Goreng

Sate Goreng

Kepala Ayam Goreng + Jeruk Panas

Kepala Ayam Goreng + Jeruk Panas

 

Apa makanan khas daerahmu? Apakah ada soto khas juga? 😀


About author

borukaro

Anak Pulau Samosir yang terdampar di Ibukota Negara. NM dari DEL. Anggap saja anak IT abal-abal yang suka nulis. Paling suka jalan dan makan, nonton, tidur dan koleksi film

Hanbingo Korean Food di Jogja

Icip-icip Makanan Korea di Hanbingo Desert Cafe Jogja

Ngomongin tentang Korea, aku cuma teringat akan fi...

Read more
Cafe Brick

Cafe Brick Jogja, Cafe Instagenic Nuansa British di Jogja

Masih perjalanan Desember 2017 kemarin di Jogja, a...

Read more
Babi Guling

Makanan Tak Halal di Jogja, Singgah ke Warung Bu Komang

Ke suatu tempat ngga afdol kalau ngga mencari maka...

Read more

There are 2 comments

  • Aku juga kalau makan soto pasti pakai nasi. Tak lupa juga dengan jeruk nipisnya. Soto tanpa jeruk nipis seperti sop tanpa garam 🙂

  • Leave a Reply