DAILY LIFE HOMEBAKING
Resep Kembang Goyang Renyah Anti Gagal
, , , ,

Kembang goyang sering juga disebut kembang loyang/kombang layang di tempat asalku Samosir. Kembang goyang adalah camilan yang selalu ada saat Natal dan Tahun baru. Biasanya tiap-tiap keluarga akan membuat camilan ini di rumah masing-masing. Jika berkunjung ke rumah sanak saudara, kembang goyang salah satu camilan yang dihidangkan. Jadi jangan heran jika kue kembang goyang ini akan dibuat banyak. Dari satu liter adonan saja bisa menjadi beberapa toples. Dan sekarang akan aku bagikan resep kembang goyang yang selalu aku buat dan anti gagal.

Karena udah tinggal di rantau, tak lupa aku membeli beberapa cetakan kembang loyang karena pasti akan selalu aku pakai. Alasannya simpel, kalau tidak bisa pulang kampung minimal aku bisa menciptakan suasana yang mirip dengan rumah mamakku. Kembang loyang, kue bawang, sasagun, kacang tojin wajib bikin salah satu.

Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat simpel dan pasti bisa didapatkan hanya saja pengerjaannya memang bisa sampai seharian hehehe. Gambar yang aku pakai untuk takaran resep 2 kg, tp di bawah ini akan aku tuliskan resep 1 kg, supaya mudah menghitungnya.

Bahan-bahan kembang goyang renyah

  • 1 kg tepung beras (aku pakai rose brand)
  • 5 kuning telur
  • 250gr tepung terigu
  • 250gr tepung maizena/tapioka
  • 2sdt vanilli bubuk
  • 1sdt garam
  • 1 bungkus santan kara kecil
  • 1,5L santan kental (tidak harus habis)
  • 200gr gula pasir/sesuai selera
  • pewarna kuning makanan (optional)
  • 50gr wijen (optional)
  • 3L minyak goreng

Cara membuat kembang loyang

  • Sambil menunggu adonan, cetakan dan minyak sudah bisa dipanaskan dengan api kecil.

  • Peras santan dan ambil bagian kentalnya saja. Aku ambil 1,5L dari 1,5 buah kelapa. Semakin kental santan maka kembang loyang akan renyah dan tidak terlalu berminyak. Tambahkan dengan 1 bungkus santan kemasan. Kemudian campurkan secara perlahan dengan tepung beras, tepung terigu dan tepung maizena. Untuk menghindari adonan yang terlalu kental atau terlalu cair bisa menggunakan santan setengah dulu dahulu. Tepung terigu disini gunanya untuk membuat hasil yang renyah. Sementara tepung maizena/tapioka supaya renyah lebih lama.
  • Jika adonan santan dan tepung dirasa sudah larut, masukkan kuning telur, gula pasir, vanilli bubuk, garam dan aduk kembali sampai semua larut dan mengental. Aduk rata sampai gula pasir tidak ada yang mengendap di bawah adonan. Kemudian masukkan sisa santan sesuai dengan kebutuhan.
  • Agar adonan tercampur rata, bisa diaduk dengan whisk atau pakai mixer. Dan terkhusus untuk kuning telur, ada baiknya dikocok dulu baru kemudian dicampur dengan adonan.

Biasanya kekentalan tiap adonan berbeda-beda karena dipengaruhi ukuran telur yang berbeda-beda, maka dari itu santan harus dimasukkan perlahan-lahan. Jika terlalu kental bisa ditambah dengan santan lagi dan jika dirasa terlanjur agak cair, kamu bisa menambahkan tepung terigu sedikit. Untuk takaranku sendiri 1,5L itu pas, namun jika telur ukuran lebih besar dan adonan sudah tampak cair, santan aku pakai 1,3L-1,4L saja.

  • Masukkan sedikit pewarna makanan untuk warna yang lebih cantik. Aku biasanya pakai warna kuning supaya hasil akhirnya lebih kuning ke coklatan. Tapi ini optional, tanpa pewarna maka hasil akhir kembang goyang akan berwarna coklat.

  • Jika kekentalan sudah sesuai dengan yang diinginkan, taburkan wijen putih/hitam ke atas adonan. Tujuan dari wijen ini supaya hasil akhirnya semakin wangi.
  • Tunggu sampai cetakan besi panas, celupkan cetakan ke dalam adonan dan pastikan menempel sampai batas atas loyang.

kembang goyang

Cetakan yang tidak panas biasanya akan membuat adonan tidak menempel. Perlahan-lahan angkat cetakan yang sudah panas dan celupkan ke dalam minyak sampai adonan lepas sempurna. Oh iya untuk hasil maksimal sebaiknya saat mencelup ke dalam minyak, cetakan jangan diletakkan di kuali karena nanti bentuk belakang kembang goyangnya jadi jelek. Jadi tetap dipegang aja ditengah minyak.

Baca juga : Resep Kue Kering Coklat Chip Cookies Renyah


kembang goyang

  • Adonan yang sudah matang, langsung tiriskan dengan posisi terbalik supaya tidak menyimpan minyak.
  • Jika kamu menggunakan wijen, tabur saat ingin mencelup saja. Tabur sedikit demi sedikit. Karena jika wijen langsung dicampur semua ke adonan, nantinya semua wijen akan mengendap di bawah sehingga adonan paling atas tidak kebagian wijen.
kembang goyang

Kembang goyang wijen hitam

Ada kalanya adonan paling atas mulai menyimpan minyak sisa dari cetakan, sebaiknya adonan diaduk lagi dengan whisk supaya adonan tercampur rata kembali.

kembang goyang

kembang goyang

kembang goyang

Kembang goyang wijen putih

Gimana? Gampang kan? Untuk 1kg tepung beras bisa menghasilkan 1 kaleng roti besar. Pengerjaan sekitar 4 jam dikerjakan sendiri. Kalau di tempatmu ada penggilingan beras, kamu bisa pakai beras giling sendiri, tapi kalau ngga ada pakai tepung beras yang sudah jadi juga tidak apa-apa karena rasanya sama.

Semerbak wangi vanilli dan wijen membuat suasana rumah kami seperti di rumah mamakku di Samosir. Huah….akan selalu rindu masa-masa seperti ini. Dulu mengerjakan kembang loyang berjam-jam, bahkan pagi ketemu pagi. Dikerjakan gotong-royong sama teman masa kecil. Besoknya gantian ke rumah teman lagi. Begitu aja terus sampai ketemu tahun baru. Udah gitu, kembang loyang ini pulak yang paling cepat habis. Ngga berasa sambil nonton bisa abis seember dimakan sendiri. wkwkwkwk.

Selamat mengeksplor rasa untukmu.

✽ ✽ ✽ ✽ ✽

About author

borukaro

Anak Pulau Samosir yang terdampar di antah berantah. Anggap saja anak IT abal-abal yang suka nulis. Paling suka jalan dan makan, nonton dan tidur.

Bolu Pisang (9)

Resep Bolu Pisang Panggang Lembut dan Enak

Pisang salah satu buah yang lumayan mudah didapatk...

Read more
Bolu Mocca (1)

Resep Bolu Mocca Meses Jadul

Masih ingat dengan bolu mocca meses jadul? Biasany...

Read more
Mie Sop Medan

Resep Mie Sop Medan yang Dijamin Enak

Mie sop Medan adalah salah satu kuliner yang wajib...

Read more

There are 2 comments

  • Evi says:

    Ini makanan favorit aku di masa kecil. Di kampung kami di Sumatera barat sana, tiap lebaran, hampir tiap rumah juga membuat kue kembang goyang ini. Ada satu rasa yang tidak pernah saya lupa dalam kembang goyang, adas manis nya meninggalkan kesan manis di kepala saya

    • borukaro says:

      Ternyata sumatera camilannya hampir mirip ya tan. Memang paling khas sih ini kalau tahun baruan. Wajib ada untuk disantap keluarga yang berkunjung. Dan biasanya yang paling cepat habis. hehehe

  • Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    %d bloggers like this: