Destinasi Wisata Kalimantan
Turtle Paradise di Pulau Derawan dan Sangalaki
May 29, 2016
4
, , , , ,

Penyu Pulau Derawan
Penyu Pulau Derawan (Credit to @dgoreinnamah)

Aku terkejut ketika melihat seekor penyu berukuran besar berenang bebas di bawah penginapan kami Derawan Fisheries Cottage. Penyu seakan tau bahwa pesisir pantai Derawan menjadi habitat untuknya. Di Pulau Derawan memang banyak sekali Penyu yang berenang bebas. Dan sangat salut dengan banner yang di pasang di beberapa kios di Pulau Derawan bahwa mereka dengan pasti mengatakan bahwa Pulau Derawan tidak menjual kulit penyu. Di tempat ini penyu mejadi salah satu hewan yang dilestarikan karena kondisinya yang hampir punah.

Pemerintah Kabupaten Berau sudah menetapkan beberapa pulau seperti Derawan dan Sangalaki menjadi konservasi penangkaran penyu. Di pulau ini banyak ditemukan penyu hijau atau yang dalam bahasa Latin dikenal dengan Chelonia mydas. Penyu di bawah penginapan Derawan kira-kira seukuranku. *eh.

Penyu Pulau Derawan
Penyu Pulau Derawan

Teringat akan #worldturtleday yang diperingati setiap tanggal 23 Mei mengingatkan kalau Turtle perlu untuk dilindungi untuk mengurangi tingkat kepunahan. Salut untuk semua pihak yang turut melestarikan Penyu.


Ketika berkunjung ke Pulau Sangalaki, aku dan teman-teman melihat penangkaran penyu yang dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Jika dilihat Pulau Sangalaki menjadi salah satu tempat yang strategis dan cocok bagi penyu untuk bertelur. Secara alami penyu datang ke Pulau Sangalaki untuk bertelur kemudian penyu akan menjaga telur sampai menetas. Balai konservasi akan mengawasi telur penyu yang sudah menetas ataupun belum menetas. Pengawasan dilakukan dengan memindahkan telur penyu yang tidak aman dari serangan predator atau telur yang tidak ditanam dengan baik.

Tukik Pulau Sangalaki
Tukik Pulau Sangalaki

Penangkaran Penyu Pulau Kakaban

Setelah menetas, penyu kecil atau tukik akan dijaga di pusat konservasi Sangalaki ini. Kemudian sekitar 1-4 minggu baru dilepaskan ke lautan setelah dapat dipastikan sudah mampu berenang bebas untuk terhindar dari pemangsa.

Pada akhirnya, semua Tukik akan kembali ke laut untuk berpetualang lebih jauh. Tukik aja, tau untuk kembali ke tempat asalnya, masa kamu nggak? *eakkk.

Dancing with Turtle (Credit to @dgoreinnamah)
Dancing with Turtle (Credit to @dgoreinnamah)

Semoga kita juga turut melestarikan habitat penyu untuk menjaga kelangsungan ekosistem. Tukiknya jangan dipegang lama-lama juga. 🙂 Ayo turut lestarikan penyu.

DO!!!!!!
1. Menjaga kebersihan pantai dengan membuang sampah pada tempatnya.
2. Mengajak teman, saudara dan keluarga ikut menjaga dan melestarikan penyu.

DO NOT!!!!!!
1. Jangan mengkonsumsi daging ataupun telur penyu
2. Jangan memperjualbelikan telur penyu
3. Jangan menangkap penyu ataupun telur penyu


About author

borukaro

Anak Pulau Samosir yang terdampar di Ibukota Negara. NM dari DEL. Anggap saja anak IT abal-abal yang suka nulis. Paling suka jalan dan makan, nonton, tidur dan koleksi film

Pulau Kelapa Lampung

Explore Pulau Kelapa Lampung dan Muncak Teropong Laut

Day 4 Hari ke empat aka...

Read more
Teluk Kiluan

Explore Laguna Gayau Teluk Kiluan

Day 3 Ini cerita perjal...

Read more
Tanjung Putus

Explore Pahawang dan Tanjung Putus

Day 2 Setelah menulis...

Read more

There are 4 comments

  • vira says:

    kece banget ya kura-kuranya

  • Evi says:

    Cuma di Derawan aku melihat penyu berenang dengan bebas di depan penginapan kita. Bajunya cuek saja seperti media halaman sendiri. Mungkin karena tidak pernah diganggu ya

  • Leave a Reply